Kategori Komputer

PC Restart Sendiri

Diantaranya banyaknya masalah yang sering terjadi pada perangkat komputer, salah satunya yaitu kondisi dimana PC tiba-tiba restart sendiri.

Masalah tersebut tentu sangat mengganggu, apalagi jika kamu sedang menggunakan komputer tersebut untuk keperluan yang cukup penting.

Nah untuk itu, kamu harus mengetahui apa saja penyebab sekaligus cara mengatasi masalah PC yang sering restart sendiri ini.

Jangan bingung soal caranya lantaran TheLastSurvivors telah menuliskan 7 penyebab dan cara mengatasi komputer restart sendiri di bawah ini:

1. Masalah RAM

Masalah RAM - PC Restart Sendiri

Salah satu penyebab yang bisa mengakibatkan PC sering restart sendiri adalah karena adanya kerusakan pada RAM komputer kamu.

Selain secara tiba-tiba restart sendiri, RAM yang rusak juga biasanya ditandai dengan munculnya Blue Screen of Death (BSOD) pada komputer kamu.

Bahkan saat RAM komputer sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, komputer akan benar-benar mati dan tidak bisa dihidupkan sama sekali.

Apabila komputer kamu sering restart sendiri dan muncul BSOD, maka kamu wajib mengecek kondisi RAM yang terpasang pada komputer kamu.

Sebaiknya, copot terlebih dahulu RAM pada komputer kamu, lalu bersihkan bagian pin (kuningan) menggunakan penghapus karet atau minyak kayu putih yang diteteskan ke tisu terlebih dahulu.

Selain itu, kamu juga wajib membersihkan bagian socket RAM pada motherboard.

Setelah semuanya sudah kamu bersihkan, silahkan pasang kembali RAM tersebut dengan benar.

Atau jika masih ada socket RAM lain yang tidak digunakan, kamu bisa memindahkan RAM komputer kamu ke socket tersebut. Karena kadang slot RAM yang sudah sering digunakan akan mengalami penurunan performa atau bahkan kerusakan.

2. Terjadi Bottleneck

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui apa itu Bottleneck pada PC. Bottleneck adalah sebuah kondisi dimana performa PC terhambat oleh salah satu komponen yang tidak relevan dengan komponen lainnya.

Contohnya yaitu jika CPU dan GPU pada PC kamu memiliki performa dan spesifikasi yang tergolong tinggi, namun pada bagian penyimpanan kamu masih menggunakan HDD dengan kecepatan rendah. Maka akan terjadi Bottleneck atau ketidakseimbangan antara satu komponen dengan komponen lainnya.

Hal itu akan menyebabkan performa dari komputer menjadi lambat, bahkan tidak jarang juga terjadi masalah lain seperti komputer yang tiba-tiba melakukan restart sendiri.

Solusi untuk mengatasi masalah ini tentu dengan menyeimbangkan antara komponen satu dengan komponen lain, dengan cara mengupgrade komponen yang menjadi penyebab bottleneck di PC kamu.

Baca Juga: Cara Mengatasi Windows Cannot be Installed to This Disk

3. Masalah Panas CPU

Terjadi Bottleneck - PC Restart Sendiri

CPU yang mengalami panas berlebih atau overheat adalah salah satu penyebab PC restart sendiri yang paling banyak dijumpai.

Namun tahukah kamu? Sebenarnya komputer yang tiba-tiba mati atau restart sendiri karena CPU mengalami overheat merupakan sebuah tanda yang bagus.

Karena hal itu menandakan bahwa sistem komputer masih bekerja dengan normal. Dimana sistem komputer akan menghentikan kerja CPU secara paksa agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada CPU tersebut.

Tak hanya itu saja, masalah komputer yang tiba-tiba restart atau mati karena CPU mengalami overheating ini biasanya terjadi saat kamu sedang bermain game atau menjalankan aplikasi yang cukup berat dengan durasi yang lama.

Untuk mengetahui apakah CPU kamu mulai mengalami masalah overheat, kamu bisa memasang aplikasi untuk memonitor hardware. Seperti HWMonitor, CPU-Z, Speccy, dan beberapa aplikasi monitoring hardware lainnya.

Pada aplikasi tersebut, kamu bisa melihat apakah CPU kamu mengalami panas yang berlebih atau tidak. Jika jawabannya adalah iya, maka solusi untuk mengatasinya adalah dengan mengganti thermal paste pada prosesor komputer kamu.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mengecek kondisi kipas atau fan pendingin CPU, karena CPU yang panas juga bisa disebabkan oleh kerusakan pada kipas tersebut.

Pastikan bahwa kipas masih bekerja dengan baik. Biasanya jika performa kipas mulai menurun, akan muncul suara bising yang berasal dari kipas tersebut. Selain itu pastikan juga airflow terjaga dengan baik.

4. Masalah Power Supply

Masalah Power Supply - PC Restart Sendiri

Penyebab keempat PC yang sering restart adalah kurangnya daya listrik yang diterima oleh Power Supply komputer.

Bahkan pada beberapa kasus, hal ini juga bisa disebabkan karena Power Supply yang kinerjanya sudah mulai menurun. Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa menambahkan Stabilizer atau UPS (Uninterruptible Power Supply).

Selain itu, penggunaan UPS juga memiliki nilai tambah sebagai penampungan daya sementara apabila sumber listrik mati. Dengan memasang UPS, tentu saja Power Supply dan komponen hardware lainnya akan lebih terjaga.

Namun jika kamu curiga bahwa Power Supply yang terpasang sudah mengalami kerusakan, maka lebih baik untuk segera mengganti Power Supply terlebih dahulu daripada harus menambahkan alat penunjang seperti UPS atau Stabilizer.

Salah satu tanda bahwa Power Supply mengalami kerusakan adalah terjadinya kebocoran aliran listrik dari Power Supply tersebut (nyetrum).

Baca Juga: Cara Mengatasi This PC Can’t Run Windows 11

5. Masalah Driver

Masalah Driver - PC Restart Sendiri

PC yang secara tiba-tiba restart sendiri juga bisa disebabkan karena adanya kesalahan saat kamu memasang driver pada komputer tersebut.

Contohnya saja jika kamu menggunakan Windows 7 namun kamu menginstall driver untuk Windows 10.

Karena driver mengalami ketidaksesuaian tersebut, akhirnya komputer akan melakukan respon dengan melakukan restart secara tiba-tiba.

Solusi untuk mengatasi masalah ini tentu saja dengan mengganti driver yang tidak kompatibel tersebut dengan driver yang seharusnya. Caranya kamu bisa menghapus driver yang salah melalui Device Manager, setelah driver tersebut dihapus, silahkan pasang driver yang benar-benar cocok dengan hardware pada PC kamu.

6. Masalah BIOS

Masalah BIOS - PC Restart Sendiri

Penyebab lain kenapa PC sering restart sendiri adalah munculnya kerusakan pada BIOS komputer kamu.

Selain ditandai dengan komputer yang tiba-tiba restart sendiri, kerusakan pada BIOS juga biasanya ditandai dengan komputer yang sering mengalami Blue Screen.

Apabila hal ini benar-benar terjadi, sebaiknya segera bawa komputer kamu ke tempat servis.

Karena jika tidak segera membawanya ke tempat servis, kerusakan bisa semakin parah dan bahkan dapat merambat ke komponen hardware seperti motherboard.

Baca Juga: Cara Menghapus Password BIOS

7. Virus Menyerang PC

Virus Menyerang PC - PC Restart Sendiri

Beberapa jenis virus bahkan juga bisa membuat kinerja komputer meningkat secara drastis, sehingga komputer akan berjalan sangat lambat, terjadi not responding, bahkan membuat komputer melakukan restart secara tiba-tiba.

Parahnya lagi, masalah tersebut bisa membuat komputer menjadi mati total dan mengalami masalah kompleks yang serius pada hardware.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk melakukan pembersihan virus secara rutin. Pembersihan ini kamu bisa melakukan scanning virus menggunakan aplikasi Antivirus bawaan dari Windows yaitu Microsoft Defender atau menggunakan aplikasi Antivirus dari pihak ketiga.

Jika setelah melakukan proses scanning ditemukan virus yang bersarang di komputer kamu, segera hapus virus tersebut. Selanjutnya jangan lupa untuk selalu mengaktifkan antivirus untuk berjaga-jaga agar komputer kamu tidak kembali terkena virus.


Itulah 7 hal yang sering mengakibatkan PC kamu restart sendiri. Apabila masalah tersebut terus berlanjut, sebaiknya segera bawa komputer kamu ke tempat servis.

Mengenal Intel Optane

Intel Optane

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai Intel Optane Memory, mulai dari pengertian, fungsi, hingga syarat untuk menggunakannya.

Cara Cek VRAM

Cara Cek Vram

Belum tau jumlah Virtual Random Access Memory VGA kamu? Ternyata cara cek VRAM GPU sangatlah mudah lho, ini langkah-langkahnya.

Komputer Hang

Komputer Hang

Mengatasi komputer hang tanpa restart jika mengalami macet not responding harus dilakukan tips ini guna memulihkan keadaan normal.

Yuk Diskusikan di Komentar