10 Penyebab Komputer Hang/Macet & Solusi Atasi Not Responding

Daffa Althof

Komputer Hang

Penyebab komputer hang dan bagaimana cara mengatasi komputer not responding sebenarnya bisa dilakukan oleh siapapun.

Hang adalah istilah untuk masalah dimana software atau aplikasi di komputer kita berhenti bekerja. Atau secara fisik akan nampak tulisan Not Responding.

Mengatasi komputer hang tidak bisa bergerak harus segera dilakukan.

Jika komputer mengalami masalah seperti tidak bisa bergerak (mouse), tidak bisa masuk windows, baru dinyalakan langsung hang, restart sendiri, berbunyi, saat koneksi internet dan lainnya.

Pada dasarnya PC anda mendapati masalah sering macet apabila anda terlalu sering menggunakannya secara berat.

Dalam artian begini, ketika Anda main game PUBG misalnya.

Proses menjalankan program tersebut menguras banyak daya dari komponen penting.

Apa saja? Diantaranya adalah CPU, VGA dan RAM. Jika Anda tidak mempunyai komponen cooler yang baik.

Maka tidak heran kalau PC anda akan terasa berat sekali. Terlebih lagi untuk ngegame online maupun offline.

Dalam masalah ini, terdapat banyak faktor yang menyebabkannya.

Mulai dari masalah internal yakni dari software atau aplikasi itu sendiri, maupun masalah eksternal seperti hardware dan aksesoris lainnya.

Berikut ini beberapa hal yang ‘sering’ menjadi penyebab laptop/komputer macet atau not responding.

#1. Suhu CPU diluar batas (Overheat)

Hal pertama ini disebabkan karena sistem pendingin pada hardware (dalam hal ini CPU) tidak berjalan dengan normal.

Untuk mengatasinya yakni dengan membersihkan bagian fan (kipas) dan heatsink (logam pendingin) serta menambah pasta pendingin pada body prossecor dan heatsink.

Soalnya dibagian ini berperan penting dalam melakukan pendinginan. Jika anda tidak rutin merawatnya maka komponen seperti CPU mudah panas.

Ketika digunakan CPU dan GPU akan ekstra bekerja untuk kebutuhan anda.

Hal tersebut malah menjadikan beban kedua komponen. Kemudian menjadi panas pada komponen tersebut.

#2. HardDisk Low Space

Artinya penyimpanan pada komputer atau laptop Anda hampir penuh.

Untuk mengatasinya silahkan lakukan pembersihan file sampah dan file cache yang tersimpan sementara.

Lakukan dengan klik Windows + R lalu klik cleanmgr.

Jangan lupa untuk hapus file-file yang tidak dibutuhkan.

Hapus dan uninstall juga data-data software yang tidak penting.

Sebaiknya anda menyimpan data di storage online untuk berjaga – jaga, jika sewaktu – waktu anda butuh tinggal download file tersebut.

Namun bila anda tidak mau ribet karena memakan paket internet banyak.

Sebaiknya pakai hardisk eksternal.

Itu saran yang baik, karena anda menyimpan file dan dokumen penting di dalam hardisk diluar perangkat komputer Anda.

Harga hardisk juga tidak seberapa kok, cukup beli yang 500GB aja sudah cukup.

Jika anda mempunyai uang lebih bisa menggunakan penyimpanan internal lain seperti upgrade SSD.

Menggunakan SSD memang sangat di rekomendasikan banget di tahun sekarang.

Pasalnya banyak para pengguna pc memakai SSD sebagai penyimpanan agar saat masuk / menjalankan program menjadi lebih ringan.

#3. RAM Low Space

Ya, RAM atau Random Access Memory digunakan sebagai penyimpanan data latar belakang.

Artinya, program-program yang berjalan dilatar belakang disimoan dalam memori ini.

Solusinya ialah jangan menjalankan banyak program secara bersamaan.

Silahkan close dan jangan lupa hapus cache setelah program digunakan. Jika dengan cara ini dirasa kurang mampu atau komputer masih sering hang.

Maka langkah yang paling ampuh ialah menambah memori (RAM).

Apabila anda menggunakan RAM dibawah 4 GB, maka siap siap upgrade saja ke 4GB atau selebihnya.

Namun jika anda mengikuti tren sekarang, minumum gunakan RAM 8GB. Sejatinya gamers menggunakan RAM sebesar itu, bahkan ada yg sampai 16GB dan 32GB.

Mereka memang sangat mengidolakan yg namanya kelancaran saat bermain game atau multitasking.

Kerana demikian, anda harus memaksimalkan kinerja laptop atau PC sobat dengan memakai RAM yg lebih tinggi lagi.

Saya juga kemarin baru upgrade RAM laptop saya ke 8GB awalnya 4GB. Itu hanya habis 800 ribu karena ram lama saya tukar tambah.

Memang harga RAm itu agak mahal, tapi yakinlah bahwa suatu saat nanti Anda butuh kapasitas RAM besar.

Baca Juga : Penyebab Keyboard Laptop Rusak Sebagian

#4. Kekurangan Daya

Ini jarang terjadi, namun juga jangan diremehkan. Biasanya gejalanya ialah dengan melemahnya proses saat dijalankan.

Untuk solusinya cukup dengan mengganti bagian power supply pada laptop atau komputer.

Jangan asal pilih dalam menemukan power supply pengganti. Soalnya Anda harus menyesuaikan dengan kapasitas listrik dirumah.

Jika kekuatan listrik di power supplynya lebih tinggi, maka listrik dirumah Anda akan padam.

#5. Komputer Terinfeksi Virus

Ini sering terjadi pada beberapa pengguna software bajakan. Jika sudah terinfeksi virus.

Maka caranya ialah dengan melakukan scanning menyeluruh pada perangkat komputer atau laptop.

Gunakan software antivirus yang benar-benar mampu menjangkau bagian dalam komputer seperti mallwarebyte ataupun lainnya.

Jika masih gagal, silahkan masuk ke mode aman (Safe Mode).

Saya pun masih jarang mendeteksi bahaya virus. Saran saya kalau sedang browsing atau mau download sesuatu di web google.

Terutama yg memakai iklan banyak, jika ada notif allow atau deny pilih yg Deny saja.

Selanjutnya, ada satu lagi yang berbahaya. Jika Anda sedang mengunduh, astikan file unduhan Anda sesuai dengan nama file yg tertera di server unggahan.

Silakan pilih server google drive untuk lebih amannya karena terhindar dari iklan berbahaya.

#6. Koneksi LAN Error

Sering terjadi ketika sedang membuka aplikasi atau perangkat lunak yang berbasis koneksi internet, seperti browser.

Koneksi internet yang lemot juga sering mengakibatkan komputer atau program not responding.

Solusinya silahkan cek koneksi dan pastikan koneksinya lancar dan baik.

#7. File Data Software Rusak atau Hilang

Setiap kita menginstal sebuah software, maka dari software itu akan melakukan ekstrak beberapa file (yang mungkin besar dan banyak) untuk menjalankannya.

Hilang atau rusaknya sebuah file saja akan berakibat program terhenti alias Not Responding.

Solusinya ialah, pastikan installasi sudah mencapai 100% alias sempurna.

Dan pastikan juga file program yang tersimoan masih utuh tidak ada yang rusak atau hilang.

Di atas adalah beberapa penyebab terjadinya hang atau not responding pada komputer atau laptop.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk memulihkannya kembali. Bisa dibaca pada artikel Cara Mengatasi Laptop Hang pada Windows 7/8/10.

#8. Proses CPU yang Sibuk

Pernah mengalami komputer hang saat baru dinyalakan (booting) atau setelah beberapa menit menyala?.

Anda harus melihat bahwa proses CPU sedang melakukan kerjanya dan belum bisa merespon kerja yang lain.

Misalnya, CPU menghitung angka rata – rata dari sejuta barus di database.

Pastinya, setiap baris nilai numeriknya akan dijumlah terlebih dulu.

Yang terakhir, hasil penjumlahan itu akan dibagi menjadi ada berapa baris.

Proses penjumlahan ini akan memakan waktu 3 sampai 4 detik, dan selama prosesnya CPU akan sibuk.

#9. Terjadi Deadlock

Deadlock itu bahasa non teknisnya saling menunggu.

Apabila thread 1 menunggu sinyal dari thread 2, tapi thread 2 tidak kunjung melepas sinyal karena thread 2 lagi menunggu sesuatu dari thread 1.

Jadi, semua thread malah saling menunggu satu sama lain yang menyebabkan proses CPU menjadi terhambat dan mengalami kepanasan.

#10. Pengulangan Tiada Akhir

Pengulangan tiada akhir atau disebut dengan infinity loop ini adalah kesalahan dari software developer.

Contoh kode simpel infinity loop :

bool x = false;
while (true) x = !x;

Bagaimana Atasi Komputer Hang Tanpa Restart?

cara mengatasi komputer hang macet not responding

Kalau PC Anda sedang mengalami macet saat digunakan, dan Anda tidak ingin restart.

Anda dapat melakukan cara seperti dibawah ini :

  1. Buka task manager (untuk xp/vista gunakan shortcut CTRL + ALT + DELETE) sedangkan (untuk windows 7, 8 & 10 gunakan shortcut CTRL + SHIFT + ESC).
  2. Kemudian klik opsi Processes, lalu cari program yang bikin hang atau aplikasi terakhir yang dijalankan. Umumnya, prosesnya itu akan meminta alokasi RAM dan Prosesor yang tinggi dengan disoroti warna merah.
  3. Lalu pilih program tersebut, lalu klik kanan pilih opsi End Task.

Bagaimana Atasi PC Macet Saat Booting?

Dengan cara diatas sih bisa dijadikan solusi untuk mengatasi macet saat pc booting.

Namun, kalau belum mengembalikan ke semula, Anda dapat melakukan reinstall windows.

Atau cara lainnya bisa lihat di bawah.

Semoga artikel Penyebab Laptop atau Komputer Hang alis Not Responding di atas bisa bermanfaat dan bisa menyelesaikan masalah Anda.

Jika ada masukkan jangan lupa tinggalkan komentar atau kontak saya langsung.

Daffa Althof

Penikmat game dan pecinta teknologi

2 pemikiran pada “10 Penyebab Komputer Hang/Macet & Solusi Atasi Not Responding”

  1. sedikit menambahkan saja terkadang penyebab komputer hank atau lemot
    itu malah dari kabel SATA -nya
    kabel penghubung antara hardisk dengan motherboard kalo di PC
    setelah ganti kabel sata yang baru dan dipindakan portnya kan ada tu pilihan port sata 1,2,3,4
    nah pindahkan ke yang lain ternyata lancar jaya.
    jadi kesemua tulisan diatas memang benar namun saya hanya ingin menambahkan saja
    semoga berkenan….

    Balas

Tinggalkan komentar